Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2020

New update pray for masamba

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Update info hari ketiga operasi banjir Masamba, Kab. Luwu Utara Kamis, (16/7) pukul 08.00 - 17.30 WITA Hasil assesment data sebagai berikut. Data pengungsi : Kec. Sabbang : 238 KK, 927 Jiwa Kec. Masamba : 1937 KK, 7748 Jiwa Kec. Baebunta : 1452 KK, 5808 Jiwa  Jumlah : 3627, 14483 Jiwa  Data kerusakan infastruktur : 1. Sekolah 9 unit 2. Rumah warga terdampak 4.202 unit 3. Rumah ibadah 13 unit (masjid 12, gereja 1) 4. Fasilitas kesehatan 1 unit puskesmas, 1 unit lab. Kesda, 1 unit psc 5. Kantor pemerintah 8 unit 6. Jalan nasional rumah sakit-tugu masamba affair 0,8  km 7. Jalan lingkar kota masamba 4,2 km 8. Jalan nasional tugu coklat – sd radda 1 km 9. Ruas radda – meli 4,6 km 10. Ruas jalan sabbang – tallang (segmen malimbu) 1 km 11. Ruas masamba – kamiri 1,2 km 12. Jembatan beton desa kamiri 1 unit/bentang 35 M 13. Jembatan gantung dusun pongo desa malimbu 1 unit/bentang 100 M 14. Jembatan gantung dus...

Pray For Masamba

ALIANSI PEMUDA PEDULI BENCANA ALAM kini kembali turun kejalan,dengan alasan kemanusiaan,bukan untuk dipuji maupun dilihat oleh orang-orang. Suatu kesyukuran bagi penguasa kepada pemuda yang peduli akan saudara saudaranya yang membutuhkan. Bencana banjir bandan yang terjadi di Masamba kab.Luwu utara Prov.Sulawesi-selatan. Tepat pada hari selasa 14 juli 2020 "Status korban" Jumlah = 66 orang Selamat = 10 orang Meninggal dunia = 10 orang Dalam pencarian = 46 orang *Data korban* 1.Perempuan (belum teridentifikasi) ditemukan di radda 2.Perempuan (belum teridentifikasi) ditemukan di radda 3.Mahmud (L/47) ditemukan di radda 4.Arkam ditemukan di masamba 5.Perempuan (belum teridentifikasi) ditemukan di kampung karra 6.NN 7 orang(rumah sakit hikma dalam identifikasi) *Data korban selamat* 1.Nursia (P/44) Radda 2 Windi lifriandi (P/26) Bone tua,Masamba 3.Heril (L/28) Radda 4.Hera hedrian (L/17)  5.Wahyuni (P) Radda 6.H.syamsul(L) Radda 7.Jelita busor (P) Radda 8.Kadir (L) radda 9.Salsa(...

PANCASILA

Gambar
Lambang dari negara besar di ujung sana Dipakai karna semboyang yang berani seperti kesatria Yang dapat terbang mengguncang dunia karena pemuda pemudinya. Itu dulu... Hari ini garuda kehilangan sayap kirinya karna di eksploitasi oleh negara Kakinya yang tangguh patah seperti hutan kalimantan yang rata Bulu-bulunya yang lembutpun hilang seperti termakan api dihutan riau Dan kini terpuruk dalam gubuk derita seperti cendrawasih di papua Sila disetiap sila pancasila hanyalah kata-kata biasa yang kehilangan mantra Kata-kata luhur yang dibuat leluhur hilang Keperawanan sekarang jadi pelacur Makna abadi karna tercita dari dada terbaik Di gantikan dengan wanginya duit. Bolehkah aku seorang anak jalanan menambahkan sila ke enam  "Jangan jual Indonesia" Semoga Indonesia-ku seperti NKRI yang dulu Semoga dasar pancasila dapat dicerna kembali.

Rindu bukan milikmu saja

Rindu bukan milikmu saja  Pejamlah, lihat yang lesat dari mataku  Mencerabut denyut hati tanpa permisi  Menarik kata dari puisi  Hampir-hampir kehilangan arti  Dalam ketidakrelaan ketiadaanm Membilang detik-detik hampa  Mengukur waktu kian berdebu  Masih dengan rindu yang sama  Setiap yang kutemui merupa dirimu  Impian utuh memanggil dari jauh  Melambai tanpa angin labuh  Tersangkut di ujung doa

SANDERA

Deras darah memeras daya Keras tak salah,memelas segala upaya Denyut menghanyut kelaraan Sakit merakit kebenaran Matanya sebelah picak Dayanya telah meledak  Bum...bum... Jedar...jedor...  Sang kepala kan jadi prasasti Para tangan seakan dicaci maki Sang kepala diberhalakan Para tangan dilarungkan  Bum...jedar... Mengaum memberontak cetar Bum...jedor... Alam daya mengendor Tatkala rapuh,ketika tinggal kenangan  Jedar...bum...jedor... Tatkala asar merah putih kendor Daya beralih asa Rasa beralih duka  Jedar...jedor... Tiada ampunan Tiada tunjangan