MEREGANG NASIB KARENA KEBIJAKAN, BUKAN KARENA COVID 19
Kecamatan Randudongkal (kamis,19/08/2021).
Intinya tadi pagi di suruh semua pedagang yang ada di wilayah kantor kecamatan Randudongkal di suruh angkut, hanya di kasih wktu hari ini, udah ga boleh jualan lagi karena menimbulkan kerumunan (ujar anajenyta)
Meregang Nasib karena kebijakan, Bukan karena Covid 19
Pandemi memang begitu jahat dan sadis, sampai pada saat ini lapak pun di Tutup dan di Usir paksa oleh pemegang kekuasaan Lintas Kecamatan.
Baca Juga : http://mediasajakpejalan.blogspot.com/2021/08/korban-ke-tiga-ditemukan-meninggal.html
Atas dasar apa?? Menurut beberapa pelapak di area kami berjualan, karena ada salah satu pelapak yang berjualan dan menyebabkan kerumunan. Ya kami Terima kalau ada sanksi lisan atau pun di lakukan tutup sementara selama PPKM level 4 ini, tapi malah yang kami dapatkan itu di Usir paksa. Dan yang membuat kami lebih kecewa lagi, hal ini di lakukan secara DADAKAN! sehingga kami tidak tahu lagi harus kemana mencari tempat pengganti. Ya memang itu Tanah milik pemerintah, tetapi bukankah itu milik rakyat juga? Bukankah kekuasaan ada di tangan rakyat?
Tidak ada solusi lain kah? Bapak / ibu yang terhormat yang hidup di dalam ruangan berpenyejuk udara di dalam sana. Kalian seenaknya tanpa tahu bagaimana nasib dan derita kami,Kami adalah korban dari ganasnya covid ini.
"yang harusnya di bubarin itu orang yg berkerumun, bukan pedagangnya" ujar ana jenyta.
Tanpa tau arah kemana lagi kami akan mencari sesuap nasi untuk esok hari.
Ternyata ada yang lebih ganas dan kejam di banding covid 19 , yaitu mereka-mereka yang memanfaatkan covid 19 sebagai senjata untuk melawan kami para rakyat kecil. ini Covid atau Politik jabatan yang mengatasnamakan Covid? semoga kalian sehat wahai Para manusia bermuka Covid.
Kalian bilang pro Rakyat, rakyat mana? Rakyat yang di lingkaran kalian saja, rakyat yang biasa keluar masuk di ruangan bersofa empuk di dalam sana?
Sejak awal aturan soal covid kami nurut! dari PSBB hingga sampai sekarang PPKM LEVEL 4 Pun kami jalankan aturannya Sesuai keinginan kalian.
Tetapi apa?? Sekarang kami meregang nyawa karena janji busuk kalian para nahkoda yang tidak tahu arah.
Untuk semua pelanggan mystorydrnik.randudongkal dan seluruh pelapak yang berjualan di sebelah timur kantor kecamatan Randudongkal untuk sementara waktu kami TUTUP baik offline maupun online, Sampai mendapatkan tempat Baru untuk berjualan kembali.
Komentar
Posting Komentar